TEKONDIROGA

BISAKAH SEORANG “KUPER” MEMBANGUN JARINGAN BISNIS?

Agustus 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Apakah Anda orang yang kuper alias kurang pergaulan?.., jangan takut Anda tidak sendirian, banyak orang di luar sana yang merasa dirinya kuper…bahkan saya sendiri pun merasa diri sangat kuper…dan saya berusaha mengurangi rasa kuper itu sedikit demi sedikit dengan kiat-kiat sederhana yang saya jalankan berikut ini…so baca terus ya.

Untuk mendapatkan kesuksesan di jaman sekarang ini salah satu ketrampilan yang harus dimiliki seorang pebisnis atau eksekutif perusahaan adalah membangun jaringan atau networking. Networking bukan lagi sekedar ketrampilan yang “nice to have” (bagus untuk dimiliki) tetapi sekarang menjadi “necessary to have” (harus dimiliki). Networking bukan hanya dilakukan dengan pihak eksternal organisasi tetapi juga dengan internal organisasi…misalnya antara boss dengan karyawannya….antara manajer dengan staf nya….harus terbangun networking yang sempurna, bayangkan bila hubungan antara boss dan karyawannya tidak baik….sang boss yang wajahnya selalu jutek…karyawannya jadi ga semangat kerja deh…, tetapi bila sang boss pandai membangun networking dengan karyawannya, selalu tebar senyum…memberi dukungan pada karyawan yang bekerja dengan baik…membimbing karyawan yang bekerja kurang baik…maka si karyawan pasti betah kerja dengan boss seperti Anda…bahkan bila mereka tidak di gaji sekalipun…(hah..apa mungkin tuh?).

Bahasa kerennya kuper adalah introver…lawannya adalah ekstrover alias seorang yang gaul banget. Orang yang ekstrover mendapatkan gairah hidup dari berinteraksi dengan banyak orang di sekitarnya, karakteristiknya adalah luwes dalam bergaul, senang berada di tengah pesta, dan bertemu dengan orang-orang baru, yang berpotensi mendukung keberhasilan pekerjaannya. Networking nampaknya sudah menjadi hal yang alami bagi mereka. Bagaimana dengan si introver alias si kuper tadi?…Orang dengan tipe introver mendapatkan energi dari dalam dirinya sendiri. Mereka tidak suka bertemu dengan banyak orang, bila pun menghadiri pertemuan maka ia akan berinteraksi dengan hanya beberapa orang saja, juga lebih banyak sebagai pendengar. Bagi seorang kuper membangun networking memang membutuhkan waktu dan usaha, pertanyaannya adalah apakah karena karakterisktik seorang kuper menghalangi mereka dalam membangun networking dibandingkan dengan mereka yang ekstrover?..jawabannya : belum tentu!.

Kenyataannya adalah networking tidak selalu mudah..bahkan bagi seorang ekstrover sekali pun. Pada dasarnya networking adalah usaha membangun hubungan dengan orang lain, bisa dalam bentuk interaksi atau pertukaran informasi. Setiap orang harus punya gaya sendiri dan pendekatan networking yang khas, manjur dan sesuai dengan kepribadiannya,. Bagi si kuper, menjadi pendengar yang baik dan menunjukkan kesediaan untuk membantu orang lain, bisa jadi merupakan modal utama baginya. Esensi dari networking bukan sekedar “gaul” aja atau “luwes” aja, tapi membangun kepercayaan dan hubungan yang bermakna dan mendukung kesuksesan pekerjaan atau bisnisnya.

Kiat-kiat agar si introver dapat mengembangkan gaya dan pendekatan khas untuk menjadi networker canggih adalah sebagai berikut :

1.Eksplorasi Kelebihan, Temukan Keunggulan.

Gali kelebihan yang dapat digunakan untuk mengembangkan hubungan dengan orang lain. Beberapa diantaranya yang khas adalah senang mendengarkan orang lain, bisa mengingat hal kecil, senang membantu, tidak sungkan memberikan pujian.

2.Miliki Alternatif yang Sesuai Gaya dan Kelebihan Anda.

Beberapa kegiatan ini mungkin baik bagi Anda, misalnya:

a. Perkuat hubungan non-tatap muka, misalnya dengan mengirimkan e-mail/SMS berisa cerita, anekdot, atau humor, untuk menyegarkan hubungan.

b. Memanfaatkan kegiatan seminar atau training daripada pergi ke pesta.

c. Kirimkan kartu ucapan selamat, sebagai tindak lanjut dari informasi yang dimiliki atas diri target networking.

3.Tetapkan Target Spesifik dan Realistik

Tujuannya adalah agar Anda dapat mengukur dan mengevaluasi progress dari usaha Anda mengasah ketrampilan networking dan secara bertahap dapat meningkatkan target networking Anda, tentukan, misalnya:

a. Berapa jumlah kontak atau “Say hello” dalam waktu seminggu.

b. Berapa kali melakukan kegiatan bersama dengan klien atau rekan kerja sebulan sekali, bisa berupa makan siang, olah raga atau shopping bareng.

c. Berapa orang yang akan Anda dekati dalam suatu ajang networking.

4.Miliki Skenario

Tak jarang orang introver merasa tidak nyaman bila harus menelepon seseorang yang belum dikenalnya. Adanya panduan dan skenario akan membantu untuk mengembangkan pembicaraan.

5.Pertolongan: Komoditi seorang “networker”

Setiap orang mempunyai kebutuhan akan referensi, di situlah kita bisa mengembangkan networking. Banyak sekali orang tidak kenal restoran yang paling asik. Banyak sekali orang yang beruntung diperkenalkan pada rekanan bisnis baru. Nomor-nomor telepon penting sering tidak dipunyai orang lain. Semua itu bisa menjadi materi sharing yang menarik dan menguntungkan semua pihak. Dengan membiasakan semua ini maka tolong menolong terjadi secara wajar dan otomatis.

Membangun networking merupakan alat untuk membangun hubungan jangka panjang. Siapapun dapat melakukannya, dan banyak alternatif untuk mewujudkannya, sesuai dengan karakteristik pribadi masing-masing. Selamat mencoba.

Kategori: bisnis · karir · pengembangan diri · pergaulan · self motivation · tip

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar